Nasi Goreng

Modal usaha nasi goreng

Segini lho perhitungan modal yang harus dikeluarkan saat memulai usaha nasgor

Ada beberapa hal yang harus kamu persiapkan sebelum membuat usaha nasi goreng, salah satunya ada modal berupa peralatan. Untuk lebih lengkapnya, kamu bisa simak rincian barang apa saja yang harus dibeli dan berapa harganya berikut ini:

Nama barang Kuantitas Jumlah harga
Gerobak 1 unit Rp 3.000.000
Wajan penggorengan 2 unit Rp 300.000
Spatula 2 unit Rp 50.000
Kompor 2 tungku 1 unit Rp 250.000
Piring 50 buah (@ Rp 6.500) Rp 325.000
Sendok 50 buah (@ Rp 2.000) Rp 100.000
Garpu 50 buah (@ Rp 2.000) Rp 100.000
Gas elpiji 12 kilogram 2 unit Rp 1.100.000
Kursi 50 unit (@ Rp 20.000) Rp 1.000.000
Meja 10 unit (@ Rp 350.000) Rp 3.500.000
Gelas 50 unit (@ Rp 7.000) Rp 350.000
Jumlah Rp 10.075.000
Perhitungan tersebut dengan asumsi bahwa menyewa tempat untuk berdagang, dan setiap harinya ada sekitar 75 pelanggan yang datang ke lapak kamu.

Biaya operasional harian usaha nasi goreng

Dan ini lho perhitungan biaya operasional saat memulai bisnis ini

Setelah menghitung-hitung modal awal, kamu juga wajib mengetahui perkiraan biaya operasional bisnis nasi goreng yang biayanya relatif menguras kantong. Yuk kita simak rincian perhitungannya berikut ini:

Nama bahan Kuantitas Jumlah harga
Nasi putih 7,5 Kg Rp 75.000
Daging ayam 1 ekor Rp 35.000
Daging kambing 1 Kg Rp 120.000
Minyak goreng 2 liter Rp 25.000
Baso 2 Kg Rp 125.000
Sosis 2 Kg Rp 100.000
Sawi 1 Kg Rp 10.000
Kol 1 Kg Rp 10.000
Bawang putih 500 gram Rp 20.000
Penyedap rasa 100 gram Rp 10.000
Gula 500 gram Rp 7.000
Garam 500 gram Rp 8.000
Bumbu racikan 500 gram Rp 20.000
Kecap 1,5 liter Rp 65.000
Sambal 750 gram Rp 30.000
Bawang goreng 250 gram Rp 25.000
Kerupuk 1 Kg Rp 80.000
Jumlah Rp 765.0000
Itulah biaya operasional harian yang kamu harus dikeluarkan jika pengin mendirikan bisnis nasi goreng. Dengan asumsi setiap porsi nasgor berisi kira-kira 100 gram nasi putih, jadi setiap harinya kamu mampu memasak sekitar 75 porsi nasi goreng dengan berbagai bahan lainnya yang sudah diukur sesuai takaran.

Namun selain biaya operasional harian, kamu juga perlu mengeluarkan biaya operasional bulanan yang ada di poin selanjutnya.

Biaya operasional bulanan bikin bisnis nasi goreng

Kamu juga mesti buat perhitungan biaya operasional per bulan

Selanjutnya ada biaya operasional bulanan dengan rincian sebagai berikut:

Nama biaya Kuantitas Jumlah harga
Isi ulang gas elpiji 12 Kg 5 kali Rp 750.000
Sewa tempat 1 unit Rp 3.000.000
Listrik 900 VA Rp 150.000
Karyawan 1 orang Rp 3.500.000
Jumlah Rp 7.400.000
Jadi biaya operasional harian dan bulanan dari usaha nasi goreng mencapai angka:

Melirik Usaha Nasi Goreng, Segini Perhitungan Modal dan Keuntungan yang Didapatkan
Rp 765.000 (biaya harian) x 26 (hari buka usaha) = Rp 19.890.000

Rp 19.890.000  + Rp 7.400.000 (bulanan) = Rp 27.290.000

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Materi Pidato Singkat tentang Syarat syarat laailahaillallah

Desain grafis